Rules
Aturan dan Pedoman Pengembangan Backend
Aturan Umum Backend
Aturan wajib:
- Controller harus tipis.
- Semua input tervalidasi.
- Semua response harus konsisten.
- Semua endpoint harus terdokumentasi.
- Semua proses berat harus lewat queue/job.
- Semua status penting harus memakai enum.
- Semua aksi admin penting harus tercatat di audit log.
- Semua entity sensitif harus mempertimbangkan soft delete.
- Semua endpoint admin wajib memakai authorization server-side.
- Backend tidak boleh mendasarkan keamanan pada proteksi UI frontend.
Aturan Keamanan
Wajib diterapkan:
- HTTPS only
- secure cookies/session
- rate limiting
- input validation
- upload validation
- content-type validation
- password hashing kuat
- audit log untuk tindakan penting
- environment secrets tidak ditaruh di source code
- signed/protected media access untuk konten premium
Larangan:
- jangan expose manifest premium secara mentah;
- jangan percaya role dari request client;
- jangan menerima file upload tanpa validasi extension/mime/size.
Aturan Auth & Authorization
Auth user
- register
- login
- logout
- forgot password
- reset password
- email verification
Auth admin
- login admin
- session revoke
- suspicious login tracking
- optional MFA
Authorization
- semua endpoint admin wajib protected;
- gunakan Policy/Gate;
- jangan hanya sembunyikan tombol di frontend;
- setiap aksi sensitif wajib diverifikasi di backend.
Larangan Implementasi
Backend developer dilarang:
- menulis query besar di controller;
- membuat response format berbeda-beda antar endpoint;
- membuat endpoint tanpa validasi;
- menaruh business logic penting di frontend;
- memproses file berat secara synchronous;
- menggunakan nama field/route tidak konsisten;
- menambahkan dependency tanpa alasan teknis yang jelas;
- menyimpan konfigurasi sensitif di source code;
- men-deploy code tanpa update dokumentasi dasar.
Workflow Pengembangan
Branching
maindevelopfeature/*fix/*hotfix/*
Commit Convention
feat:fix:refactor:docs:test:chore:
